Rantau, 13 November 2025 — Dalam rangka menjaga kesehatan serta meningkatkan kesadaran pentingnya pola hidup sehat bagi para aparatur peradilan, Ikatan Hakim Indonesia (IKAHI) Cab. Rantau bekerja sama dengan Kimia Farma menyelenggarakan kegiatan Medical Check Up (MCU) yang bertempat di Pengadilan Negeri Rantau. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh hakim Pengadilan Negeri Rantau dan hakim Pengadilan Agama Rantau, yang secara antusias menjalani berbagai tahapan pemeriksaan kesehatan sejak pagi hari.
Program MCU ini merupakan bentuk nyata perhatian IKAHI Cab. Rantau terhadap kesejahteraan dan kebugaran para hakim. Melalui pemeriksaan kesehatan berkala ini, para hakim dapat mengetahui kondisi tubuh mereka secara menyeluruh, sehingga dapat melakukan langkah pencegahan dini terhadap potensi gangguan kesehatan. Pemeriksaan yang dilakukan oleh tim medis profesional dari Kimia Farma mencakup pengukuran tekanan darah, kadar gula darah, kolesterol, asam urat, fungsi hati dan ginjal, serta pemeriksaan umum lainnya.
Kegiatan dimulai dengan registrasi peserta, dilanjutkan dengan serangkaian pemeriksaan laboratorium dan konsultasi dengan tenaga medis. Suasana kegiatan berlangsung tertib dan penuh kekeluargaan. Para peserta terlihat antusias karena merasa mendapat perhatian langsung terhadap kondisi kesehatan mereka, yang sering kali terabaikan di tengah padatnya tugas dan tanggung jawab sebagai aparat penegak hukum.
Dalam sambutannya, Ketua Pengadilan Negeri Rantau, Bapak Achmad Iyud Nugraha, S.H., M.H., menyampaikan apresiasinya kepada IKAHI Cab. Rantau dan Kimia Farma atas terselenggaranya kegiatan ini. Beliau menegaskan bahwa kegiatan MCU tidak hanya penting dari sisi kesehatan fisik, tetapi juga memiliki kaitan erat dengan nilai integritas dan profesionalisme seorang hakim.
“Kesehatan merupakan fondasi utama dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab sebagai penegak hukum. Hakim yang sehat secara fisik dan mental akan mampu menjaga kejernihan berpikir, ketenangan dalam mengambil keputusan, serta keteguhan dalam memegang nilai-nilai integritas. Medical Check Up ini bukan hanya rutinitas, tetapi juga bagian dari upaya menjaga kesiapan diri agar tetap mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat pencari keadilan,” ujar beliau dalam sambutannya.
Lebih lanjut, Bapak Achmad Iyud Nugraha menambahkan bahwa integritas seorang hakim tidak hanya tercermin dari keputusannya di ruang sidang, tetapi juga dari cara ia merawat dirinya sendiri. Menurutnya, menjaga kesehatan adalah bagian dari tanggung jawab moral seorang hakim terhadap profesinya dan terhadap masyarakat yang dilayani. Hakim yang sehat akan lebih mampu bekerja dengan penuh tanggung jawab, adil, dan objektif, serta terhindar dari pengaruh negatif akibat kelelahan fisik atau tekanan psikologis.
Selain itu, kegiatan ini juga menjadi ajang mempererat silaturahmi antara para hakim di lingkungan Pengadilan Negeri dan Pengadilan Agama Rantau. Melalui suasana kebersamaan dan saling mendukung dalam menjaga kesehatan, diharapkan terbangun semangat kolektif untuk mewujudkan lembaga peradilan yang kuat, solid, dan berintegritas tinggi.
Pihak Kimia Farma selaku mitra pelaksana juga menyampaikan komitmennya untuk terus mendukung kegiatan pemeriksaan kesehatan di lingkungan instansi pemerintah, khususnya di lembaga peradilan. Menurut mereka, kesehatan sumber daya manusia merupakan faktor penentu keberhasilan organisasi dalam memberikan pelayanan yang berkualitas dan berintegritas.
Kegiatan MCU ini diakhiri dengan sesi konsultasi hasil pemeriksaan, di mana peserta diberikan penjelasan mengenai kondisi kesehatannya dan rekomendasi tindak lanjut yang diperlukan. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan seluruh hakim dapat lebih sadar akan pentingnya menjaga kesehatan sebagai bagian dari profesionalisme dan integritas dalam menjalankan tugas mulia menegakkan keadilan.
Melalui kerja sama antara IKAHI, Kimia Farma, dan Pengadilan Negeri Rantau ini, terwujud sinergi yang positif antara dunia medis dan lembaga peradilan dalam menciptakan sumber daya manusia yang sehat, kuat, berintegritas, dan berkomitmen terhadap nilai-nilai keadilan. Kegiatan seperti ini diharapkan dapat terus berlanjut secara berkala agar seluruh aparatur peradilan senantiasa dalam kondisi prima, siap melayani masyarakat dengan hati nurani dan tanggung jawab yang tinggi.

